2 MINGGU PEMULIHAN C-SECTION

Tuesday, April 10, 2018

Jujur saja, gak kebayang untuk melahirkan melalui proses operasi C-section karena sebelumnya belum pernah sama sekali. Pasti setiap ibu menginginkan untuk melahirkan anak dengan proses persalinan Normal termasuk Aku. Operasi C-section ini adalah operasi yang kedua kalinya aku jalani didalam hidupku. Walaupun aku typical yang ngga paranoid dengan darah, ataupun jarum suntik tapi untuk masuk ruang operasi kedua kalinya tetap saja jantung rasanya berdebar ngga karuan! Berdasarkan pengalaman Operasi C-section anakku yang pertama, Korset adalah benda yang ngga boleh ketinggalan! Harus dibawa ke Rumah Sakit karna membantu banget untuk proses pemulihan, bahkan membantuku untuk mobilitas selama di Rumah Sakit. Kalau ditanya rasa sakitnya beda atau sama dengan rasa sakit operasi yang pertama, rasanya memang lebih sakit setelah operasi yang kedua ini. Tapi entah kenapa tenagaku jauh lebih banyakkk banget sekarang! Bayangkan aja, belum 24jam aku udah ngotot minta dokter dan suster untuk belajar duduk dan mau copot infus hehehe Karna aku ngga betah banget, dan merasa sudah mampu! Tapi kenyataannya rasa nyeri mulai aku rasakan sepertinya anastesinya sudah mulai berkurang, dan berbagai macam pain killer mulai diberikan untukku agar mengurangi rasa nyeri.

 Selama proses persalanin, Sada ikut menginap di Rumah sakit bersama kami. alasannya? Sada memang belum pernah lepas seharian sama kakek nenek nya, apalagi ditinggal menginap. Jadi selama di Rumah Sakit, ada masanya Sada maunya ngotot bobo sama aku di tempat tidur Rumah sakit. Jadi ya mau ngga mau, aku jadi punya motivasi yang besar sekali dan pikiran yang kuat untuk cepat bisa recovery. Permintaanku untuk lepas infus dan belajar duduk pada hari pertama ditolak oleh dokter dan disuruh sabar untuk menunggu setidaknya 24jam untuk belajar duduk. Karna tangan kananku tempat yang diinfus sempat membengkak, akibat cairan infusnya ngga jalan! Mungkin pada saat aku tidur selang infus ada yang tertekuk sehingga cairan infus sempat tersendat.


Esok harinya tepat hari Pertama, Dokter Anastesi dan juga Dokter kandunganku visit ke kamar untuk cek jahitan operasi dan juga menangani keluhanku pada malam hari kemarin. Semalaman aku mengeluh karna aku merasakan nyeri pada bagian perut bagian kanan yang rasa sakitnya tidak berkurang. Kalau kata dokter "Hal tersebut masih wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. yang perlu dikhawatirkan kalau rasa nyeri diiringi dengan demam". Ok di hari pertama ini aku punya tekad yang lebih besar lagi dari hari kemarin. Karna infusku akhirnya sudah dilepas akibat tanganku yang bengkak. Aku sudah boleh belajar mobilitas, seperti turun dari tempat tidur dan juga belajar berjalan menuju Kamar Mandi. Waktu pertama kali berdiri rasanya kepala berat sekali, dan badan rasanya "aneh" masih susah untuk diajak "kompromi". Pada saat itu baju yang aku kenakan sudah bukan baju Rumah Sakit, melainkan Piyama berbentuk dress yang aku bawa dari rumah. Pokonya kalau infus sudah dilepas, biasanya sudah boleh ganti baju yang kita bawa dari rumah. Dihari keduapun korset sudah mulai aku pakai, dan pemakaiannya masih dibantu oleh suster. Sebelum belajar jalan dan turun dari tempat tidur, aku belajar untuk posisi duduk terlebih dahulu di tempat tidur. Semua aku jalani dengan percaya diri dan "tau diri" hehehe... "tau diri" kalau lukanya masih belum kering dan aku ngga boleh terlalu ngotot! :D Yang ada dipikiranku adalah semakin kita ngga berusaha untuk memulai melangkah, badan kita malah jd terasa kaku dan itu malah membuat keadaan tubuh lebih terasa sakit. 


Pada hari ketiga dengan berbekal pain killer yang harus rutin diminum 3x dalam sehari, aku dinyatakan dapat pulang ke rumah. Selama dirumah aku terus latihan untuk berjalan dan juga berusaha melakukan rutinitas seperti biasa walaupun tetap berhati-hati dan pelan-pelan, agar tubuhku ngga kaku. Karna kamar tidurku berada dilantai 2, ini pertama kalinya aku naik tangga setelah operasi C-section. Selama 1 minggu pertama aku bertekad untuk tidak naik turun tangga. Jadi selama 1 minggu pertama aku hanya berada dilantai 2 dan semua kegiatan aku lakukan di lantai 2. Selama menjalani pemulihan dari C-section, Korset adalah benda yang tidak pernah terlepas untuk aku pakai. Jujur saja, pada saat melahirkan anak kedua ku, aku jauh lebih rajin memakai korset dibandung 2 tahun lalu! Aku pakai korset selama 24jam nonstop! Korset tersebut aku lepas ketika aku sedang mandi saja. Baru sadar dan baru merasakan sekarang kalau korset ternyata memang benar-benar membantu dalam proses pemulihan, dan membantu dalam mobilitas. Korset yang aku gunakan dan aku bawa ke Rumah Sakit adalah, "Belly Band" dari MooiMom. Korset ini bisa langsung digunakan setelah proses melahirkan normal dan juga 1x24jam setelah proses melahirkan C-section. Korset ini tidak perlu dilapisi dengan gurita, jadi kalian bisa langsung pakai tanpa menggunakan gurita terlebih dahulu. What i love about Belly Band dari MooiMom, bahannya lembuh dan sangat elastis. Jadi mudah sekali untuk di adjust sesuai dengan kenyamanan dan bentuk badan. Terdapat 3 strap yang masing-masing memiliki Velcro. Strap bagian pertama berguna untuk merekatkan bagian Pinggang hingga pinggul kita. 2 Strap tambahan lainnya berfungsi untuk mengatur elastisitas sesuai yang kita inginkan.



Ini foto kami waktu datang ke Rumah sakit, 1 minggu setelah operasi C-Section. Banyak yang tanya tentang foto ini, "ko sepertinya sudah pulih banget dan sudah bisa jalan-jalan?" Memang pada saat itu, aku sudah merasa sangat baik dibandingkan hari-hari sebelumnya. Tetapi ngga bohong, kalau rasa nyeri masih aku rasakan setiap aku berjalan. Bahkan terkadang setiap jalan, aku suka cari tempat duduk untuk istirahat. Kaki ku pun disini masih bengkak banget lho! Tetapi pokonya kalau keinginan kita kuat, dan pikiran kita positif pasti rasa sakit jadi ngga terlalu dirasakan.


Setelah 1 minggu dan kontrol jahitan, aku mengganti korsetku dengan Bellefit Postpatrum type Corset. Beli korset ini di WomenWonderland karna hampir semua review bilang, korset ini bagus! Kalau kalian sama seperti aku, habis melahirkan dengan proses C-section kalian dapat menggunakan korset ini 1 minggu setelah melahirkan. Untuk proses kelahiran normal, kalian bisa membawa korset ini ke Rumah Sakit untuk langsung dipakai setelah melahirkan.
Medical grade, Incision healing & C-section recovery.
Yang aku beli adalah size Medium, berdasarkan dari hitungan Berat Badan sebelum hamil, berat badan ketika hamil dan juga Size celana yang digunakan sebelum hamil.
Corset Bellefit yang aku pilih ini menggunakan kaitan dibagian perut bawah sampai dibawah dada dan juga terdapat kaitan dibagian paha dalam agar mempermudahkan membuka underwear untuk ke toilet dan semua kaitannya dapat di adjust. Waktu korset ini datang, hatiku lumayan cemas kalau aku ngga muat hahaha! Kebayang kan perut habis melahirkan seperti apa? Apalagi semua badan lagi bengkak banget! Saat kehamilan kedua ini berat badanku naik kurang lebih 16kg.
Dengan bantuan Pandu suamiku, akhirnya berhasil juga pakai korset ini! Lumayan susah dan maksa banget, tapi cukup! Katanya kalau pemakaian pertama kali memang susah sekali dan sesak. But surprisingly walaupun agak sesak, korset ini sangat membantu aku banget untuk mobilitas. Perut jadi ngga sakit walau dipakai untuk berjalan, karna korset ini Fit body.


Lihat, kakiku masih bengkak kan? Sampai size sepatuku tiba-tiba naik menjadi size 38.
Kalau ini fotoku 2 Minggu pertama setelah operasi C-section. Setiap malam aku masih suka merasakan sesak dibagian dada, sehingga merasa kesulitan untuk bernafas kalau sedang tidur dengan posisi terlentang.  Aku ngga tau apakah hal tersebut karna habis operasi C-section?  Sehingga yang aku lakukan setiap malam adalah tidur dengan posisi setengah duduk, dan mengganjal banyak bantal dibagian punggung belakangku. Tapi alhmdulillah.. keluhan yang aku rasakan tersebut lama-lama berkurang. Mungkin benar, salah satu alasannya adalah dengan bantuan korset yang aku gunakan 24jam non stop setiap harinya ternyata dapat membantu proses Recovery C-section.


"Kuncinya harus disiplin, dengarkan badan, dan positive mindset"
Agar semua proses yang kita jalanin bisa berjalan sesuai yang kita rencanakan :)

#Sharingiscaring


Love,

Tanya & Sadajiwa & Senja

No comments:

Post a Comment